Kamis, 13 November 2014

Cara Supaya Guru Nggak Ngasih PR





PR, atau Pekerjaan Rumah, entah siapa penemunya, adalah kegiatan yang banyak menghabiskan masa muda kita.

Di saat kita pengin menghabiskan masa muda kita dengan pacaran, eh sisa masa muda kita malah dihabiskan buat ngerjain PR (padahal emang nggak bisa punya pacar aja). Dan meski di sekolah udah belajar, eh ternyata di rumah juga harus belajar lagi. Kalau udah ada PR gitu, biasanya kita cuma bisa pasrah dan menghela napas. Huft.

Mungkin di antara kamu ada yang berpikir untuk nggak ngerjain PR aja. Tapi jangan, jangan kayak gitu. Daripada nggak ngerjain PR, mending kamu melakukan usaha agar gurumu nggak ngasih PR itu. Gimana caranya? Ini dia caranya.

1. Serang dengan Pertanyaan
Ada beberapa ciri kalau guru mau ngasih PR. Pertama, biasanya guru ngasih PR di akhir jam pelajaran. Dua, guru membuka-buka LKS dan melihat bagian mana yang bakal di-PR-kan. Nah, kalau dua ciri-ciri itu sudah kelihatan, maka kamu harus langsung menyerang guru dengan jutaan pertanyaan.

“Pak, Justin Bieber sekarang pacarnya siapa Pak? Pak, Bapak tahu gak kalau SNSD mau ganti aliran jadi dangdut? Pak, menurut Bapak siapa yang pantas jadi juara Indonesian Idol seasonini?”


Dengan diserang pertanyaan seperti itu, guru bakal kelabakan, dan bakal lupa dengan PR yang bakal dia kasih. Kamu pun akan terhindar dari PR yang menyusahkan itu.

2. Besok Banyak Ulangan
Kalau guru mau ngasih PR, kamu bilang aja kalau besok banyak ulangan. Tapi, dalam melakukan usaha ini, kamu membutuhkan skill acting dan kerja sama dengan teman sekelasmu. Di sinilah kekompakan kelas sangat dibutuhkan.

Saat guru lagi ngomong, “Oke, anak-anak. PR-nya adalah....” langsung keluarkan actingterbaikmu! Langsung pasang muka memelas, menangis, atau acting koma sekalian. Setelah itu, kamu dan semua teman sekelasmu bilang ke gurunya kalau besok banyak ulangan.


Dengan seperti itu, niscaya gurumu nggak akan jadi ngasih PR-nya.

Lakukan Mission Imposible: Bunyikan Bel!
Kalau kamu ingin melakukan misi ini, cobalah untuk menghubungi Tom Cruise untuk melancarkan usahamu. Misinya adalah: keluar dari kelas diam-diam, berlari secepat orang dikejar anjing, lalu bunyikan bel yang ada di ruang guru, dan akhirnya pelajaran pun selesai.



Kalau misi ini lancar, makan PR pun akan terhindar dari kehidupanmu.

Tapi, meskipun kamu berusaha sekeras mungkin untuk menghindari PR, biasanya...

Ada Aja Anak Sok Rajin Nanyain PR
Anak yang sok rajin ini adalah anak yang akan menghancurkan segala rencanamu. Di saat guru nggak ngasih PR, dengan muka sok pinter orang ini akan bilang, “Pak, nggak ada PR?”

Sumpah, pengin nyobek-nyobek mukanya.

Lalu, di saat semua anak sekelas udah janjian untuk berbohong bahwa besok banyak ulangan, Si anak sombong ini malah bilang, “Loh, besok kan nggak ada ulangan?” dengan muka polosnya.

Heuuuuh, pengin nyumpel mulutnya!

Dan di saat kita hendak menjalankan mission imposible kita, eh si anak tukang ngadu itu malah bilang, “Pak, tuh Si Burhan mau keluar! Dia mau bunyiin bel biar Bapak nggak ngasih PR!”

Eh anak sok rajin, berantem yuk!

Nah, kalau kamu, cara apa yang bakal kamu pakai buat menghindari PR dari gurumu?

cr : nyunyu.com

Tips Berpakaian Buat Mahasiswa Pria




Dunia perkuliahan seharusnya menjadi dunia yang menyenangkan. Pada saat dibangku SMA, kita sudah membayangkan betapa indahnya dunia perkuliahan. Tidak menggunakan seragam, berpakaian bebas, lingkungan modern, bangunan yang megah, wanita-wanita yang cantik dan lain sebagainya. Rasanya sudah tidak betah lagi berlama-lama untuk meninggalkan bangku SMA.
Ya, kami rasa hal itu pasti pernah Anda alami. Namun, setelah Anda beranjak ke bangku perkuliahan. Bayangan yang dulu Anda impikan ternyata tidak seindah yang pernah Anda pikirkan. Realitanya mungkin sungguh berbeda. Dosen yang menyebalkan, tugas yang menumpuk, nilai yang anjlok, fakultas dengan jumlah wanitanya sedikit, senior yang tidak suportif dan masih banyak lagi mimpi buruk lainnya.
Namun apapun realitanya di dunia kampus, Anda tetap wajib untuk memperhatikan kesan pertama Anda. Dunia kampus kental sekali dengan kehidupan sosial. Tidak sedikit orang yang akan Anda temui. Minimal Anda akan bertemu para senior, dosen pengajar, atau bahkan wanita idaman Anda.
Ada baiknya Anda selalu memberikan kesan yang baik terhadap mereka. Karena hal tersebut akan memberikan manfaat yang banyak. Jika Anda memiliki kesan yang baik, tentunya mereka tidak segan untuk membantu mengerjakan tugas-tugas Anda bukan?
Berikut ini beberapa catatan penting bagi Anda sebagai mahasiswa dalam berpenampilan,
1. Stop tampil sembrono
Maksudnya sembrono disini bagaimana? Kuliah tidak mandi, berangkat ke kampus baju belum di setrika, masih pakai baju kemarin, sepatu kotor atau bahkan hanya pakai sendal jepit.
Acuh berpenampilan di kampus tidak hanya merugikan Anda, tetapi juga orang di sekitar. Bayangkan jika di saat orang lain konsentrasi dalam mengerjakan ujian akhir, namun pikirannya terpecah akibat aroma tidak sedap dari tubuh Anda.

2. Buang kesan “Teenager”
Memasuki bangku perkuliahan merupakan tanda untuk memasuki kedewasaan dalam segala hal, termasuk dalam berpenampilan. Anda akan mulai hidup secara profesional dan menganggapnya serius. Masa depan dan karir Anda bisa ditentukan dari hasil dibangku perkuliahan ini.
Maka dari itu, sudah saatnya untuk berpenampilan yang lebih dewasa dan meninggalkan kesan “Teenager”

Ubahlah t-shirt berlogo superhero Anda dengan Polo shirt, tinggalkan kaos kaki putih yang hanya dipakai disekolah, mulailah investasi dengan beragam macam pakaian klasik pria.
3. Percaya diri maksimal
Kenapa harus maksimal? Pada kondisi rentang umur ini, ada baiknya Anda tetap percaya diri dan teguh terhadap idealisme Anda. Termasuk dalam menjaga dan memelihara penampilan Anda.
Percaya atau tidak, lingkungan di sekitar akan sangat mepengaruhi, apalagi masa-masa perkuliahan dalah masa seseorang sangat labil dengan pengaruh dari luar.
Sehebat apapun Anda melakukan upgrade penampilan, jika tidak dilandasi dengan percaya diri maksimal, keteguhan Anda mungkin akan goyah dengan pengaruh lingkungan teman Anda dikampus yang tidak support, atau bahkan mem-”bully” Anda.
Tidak semua kritikan dari lingkungan sekitar itu buruk. Pada intinya, serap kritikan yang membangun, dan biarkan celaan yang negatif tentang Anda. Selanjutnya, Go Ahead!
So, bagi para Maba (Mahasiswa baru) The Old You Is Gone. Welcome the New, Better, You.

cr :Fashionpria.com

Kamis, 06 November 2014

Ini Dia Beberapa Jenis Sepatu Untuk Mahasiswa


 Jenis Sepatu Untuk Mahasiswa. Mungkin hal ini masih belum terlalu penting bagi sebagian mahasiswa. Itu bisa terjadi disebabkan oleh padatnya jadwal kuliah atau syndrom kondisi “kantong kering” mahasiswa. Problem tersebut di atas cenderung menjadi hambatan besar bagi mahasiswa dalam memperhatikan penampilan, apalagi hanya masalah sepatu. Tidak peduli sepatu bolong dan bau, asalkan masih bisa dipakai untuk jalan, biasanya tidak menjadi masalah besar. Bahkan kuliah dengan beralaskan sendal jepit pun jadi. Ya, itulah sedikit realita di kampus yang sering kami jumpai. Masih banyak yang cuek dengan penampilan mereka sendiri. Silahkan baca kembali beberapa catatan penting bagi mahasiswa dalam berpenampilan jika Anda masih menganggap penampilan tidak penting bagi seorang mahasiswa. So, untuk saat ini, kami mencoba untuk membahas pada salah satu bagian, yaitu sepatu yang cocok untuk para mahasiswa.
Sneakers adalah salah satu jenis yang sudah paling umum digunakan. Padahal masih banyak jenis lainnya yang bisa digunakan. Berikut ini adalah beberapa jenis sepatu untuk mahasiswa yang bisa Anda gunakan.
1. Chukka & Desert Boots

Mungkin masih ada yang berpendapat bahwa boots hanya untuk hikingdan outdoor activity. Chukka & desert boot adalah salah satu jenis lainnya yang bisa Anda gunakan untuk kuliah. Sepatu ini di desain untuk casual activity.
2. Espadrille Shoes

Sepatu jenis ini juga bisa menjadi alternatif pilihan bagi Anda yang tidak suka dengan sepatu bertali. Modelnya simple dan mudah digunakan.Sepatu jenis Espadrille ini bisa Anda pakai dengan kaos kaki ataupun tidak.
3. Casual Derby Shoes


Umumnya banyak mengira sepatu ini hanya untuk formal saja. Namun nyatanya derby shoes juga terdapat jenis yang casual. Menggunakanderby shoes memberikan Anda sebagai mahasiswa suatu kesan smart-casual di kampus.
4. Moccasin Shoes

Inilah pilihan alternatif lainnya untuk tampil santai casual pada saat kuliah. Dengan moccasin shoes, kesan smart casual masih bisa ditonjolkan. Sepatu yang cukup simple untuk kuliah. Anda bisa memakainya dengan atau tanpa kaos kaki.
5. Boat Shoes
mainboat
Image by - Blackapel
Seperti bahasan pada artikel sebelumnya Stylepedia: Boat shoes sepatu ini merupakan salah satu sepatu favorit untuk bersantai. Karena sifat dari kuliah adalah santai, tidak salah ini bisa menjadi pengganti sepatu sneaker kuliah Anda yang sudah usang.
6. Casual Oxford Shoes


Sepatu ini identik dengan suasana formal, namun Anda tidak perlu ragu untuk mencoba sepatu Oxford dengan jenis casual. Biasanya tersedia dari bahan suede ataupun canvas. Menggunakan sepatu ini tidak hanya lebih nyaman, penampilan Anda juga cenderung terkesan lebih berkelas.
So, masih banyak pilihan bukan bagi Anda para mahasiswa untuk mencari sepatu untuk kuliah. Beberapa sepatu tersebut bisa Anda kombinasikan dengan celana jeans, chino ataupun cargo pants.
Cr : Fashionpria.com

Intro

Hai.. Namaku Gesang Gegana Pangestu Wicara, biasa dipanggil Gesang. Saya laki-laki tulen/?*abaikan*, 15 Februari lalu umurku 17 tahun, tinggi 164 cm, rambut lurus bergelombang, katanya sih cantik/? tapi saya beneran laki-laki. bukan jadi-jadian :D. Tinggal di Kediri, Jawa Timur, Indonesia, Asia Tenggara, Asia. Oh iya.. Selamat datang di blogku. Disini kalian bisa nemuin berbagai macam hal. Mulai dari hobi, makanan, fashion, musik, game, pelajaran, asmara dsb. Jadi, jangan pernah bosen-bosen intip blogku yah? *eaaaaa*